Selasa, 20 Oktober 2015

Catatan film “SOEKARNO

Film terbaru yang disutradarai Hanung Bramantyo berjudul Soekarno. Film ini menuai kontroversi di sana sini. Meskipun banyaknya kontroversi, film ini tayang dan memberikan kesukseskan yang begitu luar biasa. Film ini bercerita tentang perjuangan bangsa Indonesia untuk mencapai kemerdekaan  yang secara mutlak. Film yang di produseri oleh Raam Punjabi sangatlah laku dipasaran.
 Dikisahkan pada tahun 1912, Jawa Timur hiduplah seorang Sukarno kecil dari pasangan Raden Soekemi Sosrodiharjo. Sukarno kecil mempunyai nama Kusno Sosrodiharjo, namun karena selalu sakit-sakitan maka sang ayah yang berlatar belakang Muslim dan Kejawen memutuskan untuk mengganti namanya melaluli tradisi selamatan dengan nama baru, yaitu Sukarno yang memiliki arti seorang anak yang mampu melindungi keluarganya. Tahun 1920 tepatnya di gang Peneleh, Surabaya yang mengisahkan kehidupan Sukarno pada masa remaja(14 tahun). Sukarno kerap mendengar pidato-pidato Cokroaminoto yang inspiratif, “Marilah kita menjadi tuan-tuan atas dirinya sendiri “. Dari situlah soekarno mulai tumbuh menjadi sosok yang cukup cakap dalam hal pidato. Namun tak hanya itu saja Sukarno remaja terlibat percintaan dengan seorang remaja Belanda, namun oleh karena perbedaan status sebagai bangsa penjajah dan bangsa jajahan, maka remaja Sukarno mendapatkan perlawanan keras dari keluarga sang gadis. Mendapat perlakuan diskriminatif, maka Sukarno bertekad keras. Remaja Sukarno tumbuh menjadi seorang pemuda yang aktif dalam kegiatan dan pidato-pidato politik menentang. Hingga Soekarno dewasa, Soekarno telah memiliki istri yang setia mendampingi perjuangan politik dalam suka dan duka bernama Inggit Garnasih. Kesetiaan Inggit bukan hanyan dalam pendampingan melainkan mengeluarkan pembiayaan atas perjuangan politik Soekarno.  Pidato politik Soekarno yang bersifat membenci belanda terdengar oleh belanda sehingga menimbulkan kemarahan Belanda dan pada akhirnya Soekarno harus dijebloskan ke penjara. Soekarno di penjara di penjara Banceun, Bandung. Dalam penjara, Sukarno tidak berdiam diri dan terus membaca serta menganalisis yang dituangkan dalm tulisan-tulisan. Dalam pidatonya, Sukarno menyatakan bahwa dirinya tidak bersalah dikarenakan mengkritisi sistem kolonialisme.pada akhirnya tahun 1930 di Gedung Landrad, Bandung soekarno melakukan proses pengadilan, dan akhirnya setelah dua tahun setelah Soekarno dipenjara akhirnya dibebaskan. Akibat aktifitas politiknya paska pembebasan dari penjara dengan mendirikan partai Indonesia. Akhirnya pemerintah belanda membuang Sukarno ke Ende, Flores. Namun karena sakit malaria, kemudian Sukarno dipindahkan ke Bengkulu. Fase keempat, menceritakan kehidupan Sukarno saat berada di pembuangannya di Bengkulu. Sehari hari dia mengajar di sekolah Muhammdiyah. Di Bengkulu inilah Sukarno terlibat asmara dengan salah satu muridnya bernama Fatmawati, murid yang cantik dan cerdas serta kerap  bertanya di kelas. Inggit yang semula menerima keberadaan Fatmawati sebagai anak angkat mulai gerah dan bereaksi keras saat Sukarno menyatakan hendak memperistri Fatmawati. Pertengkaran sering terjadi dalam rumah tangga Sukarno akibat kekecewaan Inggit dan tidak bersedia untuk di madu. Jakarta,9 januari 1942 menghantarkkan Soekarno kembali ke Jakarta oleh pemerintahan Jepang. Di Jakarta, Soekarno bertemu dengan teman-teman perjuangannya yaitu Muhammad Hatta dan Syahrir. Sukarno tinggal di rumah yang disediakan pemerintahan jepang. 5 Maret 1942 Jepang datang ke Batavia yang sekarang dikenal dengan Jakarta, setelah Jepang menang atas kekalahan Belanda yang melakukan perang ke dua. Istana Gubernur Jendral, di situ lah Soekarno dan Muhammad Hata melakukan perjanjian dengan Jepang. Dengan imbalan Indonesia akan diberi kemerdekaan oleh Jepang. Maret 1943 Jepang melakukan propaganda 3A yang yang menyatakan bahwa Nippon (Jepang) sangat bersahabat dengan Indonesia. Namun perjanjian tersebut tidak berjalan sesuai dengan perjanjian, bahkan tak jarang tentara Jepang melakukan penyiksaan terhadap manusia pribumi. Seperti halnya menerapkan kerja paksa yang dikenal dengan Romusha. Bahkan menculik gadis-gadis desa. Dari situlah Soekarno mendapatkan perlawanan keras dari tokoh-tokoh agama dan masyarakat sekitar. Namun di Jakarta inilah, saat Sukarno menerima kebebasan dari pembuangan, Inggit pun menuntut kebebasan untuk tidak menjadi istri Soekarno dengan menuntut cerai. Tahun 1942, Sukarno bercerai dengan Inggit dan sekaligus menikah dengan Fatmawati dan melahirkan putra pertamanya yang bernama Guntur Soekarno Putra. Tanggal 8 September 1944, bendera merah Putih berkibar serta dapat menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, seizin Pemerintahan Jepang namun hanya di wilayah Jawa saja.hingga suatu ketika Soekarno dan Muhammad Hatta diundang untuk menemui Laksamana Maedah di Rumah dinasnya, di situlah  Soekarno dan Muhammad Hatta disuruh untuk membuat sistem pemerintahan dengan saran Kerajaa. Namun karena banyaknya suku bangsa, budaya, etnis, adat istiadat maka usulan dengan pemerintahan kerajaan diubah dengan pemerintahan Republik. Dengan harapan agar dapat menyatuka perbedaan antar suku bangsa, budaya, etnis, adat istiadat dan dapat meningkatkan rasa persatuan dan rasa nasionalisme. Hingga saat itu juga Indonesia harus memiliki dasaran sebagai syarat kemerdekaan. Segala usulan mulai diusulkan oleh masyarakat hingga terjadi kontroversi antar anggota. Hingga tercapailah dasaran atas dasar beberapa usulan yaitu Pancasila
1.     Ketuhanan yang maha Esa.
2.     Kemanusiaan yang adil dan beradab.
3.     Persatuan Indonesia.
4.     Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan.
5.     Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Tanggal 12 Agustus 1945 diadakan pertemuan di  kantor pusat Jendral Jepang yang dihadiri oleh pejabat Jepang, Soekarno dan Muhammad hatta. Bahwa indonesia akan di beri kemerdekaan secepatnya. Pernyataan tersebut merupakan kado teristimewa oleh seorang Muhammad Hatta yang berulang tahun. Segala sesuatu telah disiapkan untuk menyambut kemerdekaan. Namun saat itu juga terjadilah pengeboman di Jepang tepatnya di kota Nagasaki dan Hirosima oleh pasukan sekutu. Sehingga Jepang mengulur waktu kemerdekaan Indonesia tanggal 24 Agustus 1945. Karena ketidak tahanan Indonesia atas perlakuan Jepang , Indoseia melakukan pemberontakan. Hingga akhirnya Soekarno dan Muhammad Hatta di pindahkan ke Rengasdengklok tepatnya di rumah petani Tiongkok pada tanggal 16 Agustus 1945. Namun itu semua hanya untuk mengaman kan Soekarno dan Muhammad Hatta, tetapi itu hanya membuang wktu saja. Hingga akhirnya pada malam hari di rumah Laksamana Maedah dibuatlah teks Proklamasi. Pembuatan bukan dengan mudah tetapi menuai beberapa cekcok hingga akhirnya teks Proklamasi selesai ditulis dan diketik menggunakan mesin ketik. Setelah selesai Soekarno pulang dengan keadaan demam tinggi. Hingga keesokan harinya tepat pada tanggal 17 Agustus 1945 telah dilakukan persiapan dari tiang bendera dan dihadiri oleh tokoh-tokoh kemerdekaan dan masyarakat di depan rumah Soekarno. Soekarno dipaksa untuk membaca proklamsi dengan keadaan yang tidak sehat, tetapi karena belum hadirnya Muhammad hatta soekarno enggan untuk membacakan. 17 Agustus 1945 tepatnya pukul 10 pagi, dibacakan Proklamasi oleh Soekarno yang didampingi oleh Muhammad Hatta, Fatmawati dan tokoh-tokoh lainnya. Setelah selesai dibacakan Proklamsi dilanjutkan pengibaran sang saka Merah Putih hasil jahitan Fatmawati serta diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya yang diciptakan W.R. Supratman. Hingga saat itulah Merah putih dapat dikibarkan di seluruh wilayah Indonesia, hingga sekarang dan sampai akhir nanti.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tak Kenal Maka Harus Kenalan Zaman dahulu ada sebuah ungkapan yang menyatakan “Tak Kenal Maka Tak Sayang” namun ungkapan berbeda jika ...