Catatan film “SOEKARNO”
Film terbaru yang disutradarai Hanung
Bramantyo berjudul Soekarno. Film ini menuai kontroversi di sana sini. Meskipun
banyaknya kontroversi, film ini tayang dan memberikan kesukseskan yang begitu
luar biasa. Film ini bercerita tentang perjuangan bangsa Indonesia untuk
mencapai kemerdekaan yang secara mutlak.
Film yang di produseri oleh Raam Punjabi sangatlah laku dipasaran.
Dikisahkan pada tahun 1912, Jawa Timur hiduplah
seorang
Sukarno kecil
dari pasangan Raden Soekemi Sosrodiharjo. Sukarno kecil mempunyai nama Kusno
Sosrodiharjo, namun karena selalu sakit-sakitan maka sang ayah yang berlatar
belakang Muslim dan Kejawen memutuskan untuk mengganti namanya melaluli tradisi
selamatan dengan nama baru, yaitu Sukarno yang memiliki arti seorang anak yang
mampu melindungi keluarganya. Tahun 1920 tepatnya di gang Peneleh, Surabaya yang mengisahkan kehidupan Sukarno
pada masa remaja(14 tahun). Sukarno kerap mendengar pidato-pidato Cokroaminoto
yang inspiratif, “Marilah kita menjadi tuan-tuan atas dirinya sendiri “. Dari situlah
soekarno mulai tumbuh menjadi sosok yang cukup cakap dalam hal pidato. Namun
tak hanya itu saja Sukarno remaja terlibat percintaan dengan seorang remaja Belanda, namun
oleh karena perbedaan status sebagai bangsa penjajah dan bangsa jajahan, maka
remaja Sukarno mendapatkan perlawanan keras dari keluarga sang gadis. Mendapat
perlakuan diskriminatif, maka Sukarno bertekad keras. Remaja Sukarno tumbuh
menjadi seorang pemuda yang aktif dalam kegiatan dan pidato-pidato politik
menentang. Hingga Soekarno dewasa, Soekarno telah memiliki istri yang setia mendampingi perjuangan
politik dalam suka dan duka bernama Inggit Garnasih. Kesetiaan Inggit bukan
hanyan dalam pendampingan melainkan mengeluarkan pembiayaan atas
perjuangan politik Soekarno. Pidato politik Soekarno yang bersifat
membenci belanda terdengar oleh belanda sehingga menimbulkan kemarahan Belanda dan pada
akhirnya Soekarno harus dijebloskan ke penjara. Soekarno di penjara di penjara
Banceun, Bandung. Dalam penjara, Sukarno tidak berdiam diri dan terus membaca serta
menganalisis yang dituangkan dalm tulisan-tulisan. Dalam pidatonya, Sukarno
menyatakan bahwa dirinya tidak bersalah dikarenakan mengkritisi sistem
kolonialisme.pada akhirnya tahun 1930 di Gedung Landrad, Bandung soekarno melakukan
proses pengadilan, dan akhirnya setelah dua tahun setelah Soekarno dipenjara
akhirnya dibebaskan. Akibat aktifitas politiknya paska pembebasan dari penjara dengan
mendirikan partai Indonesia. Akhirnya pemerintah belanda membuang Sukarno ke
Ende, Flores. Namun karena sakit malaria, kemudian Sukarno dipindahkan ke
Bengkulu. Fase keempat, menceritakan kehidupan Sukarno saat berada di
pembuangannya di Bengkulu. Sehari hari dia mengajar di sekolah Muhammdiyah. Di
Bengkulu inilah Sukarno terlibat asmara dengan salah satu muridnya bernama
Fatmawati, murid yang cantik dan cerdas serta kerap bertanya di kelas. Inggit yang semula menerima
keberadaan Fatmawati sebagai anak angkat mulai gerah dan bereaksi keras saat
Sukarno menyatakan hendak memperistri Fatmawati. Pertengkaran sering terjadi
dalam rumah tangga Sukarno akibat kekecewaan Inggit dan tidak bersedia untuk di
madu. Jakarta,9
januari 1942 menghantarkkan
Soekarno kembali ke Jakarta oleh
pemerintahan Jepang. Di Jakarta, Soekarno bertemu dengan teman-teman
perjuangannya yaitu Muhammad Hatta dan Syahrir. Sukarno tinggal di rumah yang
disediakan pemerintahan jepang. 5 Maret 1942 Jepang datang ke Batavia
yang sekarang dikenal dengan Jakarta, setelah Jepang menang atas kekalahan
Belanda yang melakukan perang ke dua. Istana Gubernur Jendral, di situ lah
Soekarno dan Muhammad Hata melakukan perjanjian dengan Jepang. Dengan imbalan
Indonesia akan diberi kemerdekaan oleh Jepang. Maret 1943 Jepang melakukan
propaganda 3A yang yang menyatakan bahwa Nippon (Jepang) sangat bersahabat
dengan Indonesia. Namun perjanjian tersebut tidak berjalan sesuai dengan
perjanjian, bahkan tak jarang tentara Jepang melakukan penyiksaan terhadap
manusia pribumi. Seperti halnya menerapkan kerja paksa yang dikenal dengan
Romusha. Bahkan menculik gadis-gadis desa. Dari situlah Soekarno mendapatkan
perlawanan keras dari tokoh-tokoh agama dan masyarakat sekitar. Namun di Jakarta inilah,
saat Sukarno menerima kebebasan dari pembuangan, Inggit pun menuntut kebebasan
untuk tidak menjadi istri Soekarno dengan menuntut cerai. Tahun 1942, Sukarno bercerai
dengan Inggit dan sekaligus menikah dengan Fatmawati dan melahirkan putra pertamanya
yang bernama Guntur Soekarno Putra. Tanggal 8 September 1944, bendera merah Putih
berkibar serta dapat menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, seizin Pemerintahan
Jepang namun
hanya di wilayah Jawa saja.hingga suatu ketika Soekarno dan Muhammad Hatta
diundang untuk menemui Laksamana Maedah di Rumah dinasnya, di situlah Soekarno dan Muhammad Hatta disuruh untuk
membuat sistem pemerintahan dengan saran Kerajaa. Namun karena banyaknya suku
bangsa, budaya, etnis, adat istiadat maka usulan dengan pemerintahan kerajaan
diubah dengan pemerintahan Republik. Dengan harapan agar dapat menyatuka
perbedaan antar suku bangsa, budaya, etnis, adat istiadat dan dapat
meningkatkan rasa persatuan dan rasa nasionalisme. Hingga saat itu juga
Indonesia harus memiliki dasaran sebagai syarat kemerdekaan. Segala usulan
mulai diusulkan oleh masyarakat hingga terjadi kontroversi antar anggota.
Hingga tercapailah dasaran atas dasar beberapa usulan yaitu Pancasila
1. Ketuhanan yang
maha Esa.
2. Kemanusiaan yang
adil dan beradab.
3. Persatuan
Indonesia.
4. Kerakyatan yang
dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan.
5. Keadilan sosial
bagi seluruh rakyat Indonesia.
Tanggal 12 Agustus 1945 diadakan pertemuan di kantor pusat Jendral Jepang yang dihadiri
oleh pejabat Jepang, Soekarno dan Muhammad hatta. Bahwa indonesia akan di beri
kemerdekaan secepatnya. Pernyataan tersebut merupakan kado teristimewa oleh
seorang Muhammad Hatta yang berulang tahun. Segala sesuatu telah disiapkan
untuk menyambut kemerdekaan. Namun saat itu juga terjadilah pengeboman di
Jepang tepatnya di kota Nagasaki dan Hirosima oleh pasukan sekutu. Sehingga
Jepang mengulur waktu kemerdekaan Indonesia tanggal 24 Agustus 1945. Karena
ketidak tahanan Indonesia atas perlakuan Jepang , Indoseia melakukan
pemberontakan. Hingga akhirnya Soekarno dan Muhammad Hatta di pindahkan ke
Rengasdengklok tepatnya di rumah petani Tiongkok pada tanggal 16 Agustus 1945.
Namun itu semua hanya untuk mengaman kan Soekarno dan Muhammad Hatta, tetapi
itu hanya membuang wktu saja. Hingga akhirnya pada malam hari di rumah
Laksamana Maedah dibuatlah teks Proklamasi. Pembuatan bukan dengan mudah tetapi
menuai beberapa cekcok hingga akhirnya teks Proklamasi selesai ditulis dan
diketik menggunakan mesin ketik. Setelah selesai Soekarno pulang dengan keadaan
demam tinggi. Hingga keesokan harinya tepat pada tanggal 17 Agustus 1945 telah
dilakukan persiapan dari tiang bendera dan dihadiri oleh tokoh-tokoh
kemerdekaan dan masyarakat di depan rumah Soekarno. Soekarno dipaksa untuk
membaca proklamsi dengan keadaan yang tidak sehat, tetapi karena belum hadirnya
Muhammad hatta soekarno enggan untuk membacakan. 17 Agustus 1945 tepatnya pukul
10 pagi, dibacakan Proklamasi oleh Soekarno yang didampingi oleh Muhammad
Hatta, Fatmawati dan tokoh-tokoh lainnya. Setelah selesai dibacakan Proklamsi
dilanjutkan pengibaran sang saka Merah Putih hasil jahitan Fatmawati serta
diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya yang diciptakan W.R. Supratman. Hingga
saat itulah Merah putih dapat dikibarkan di seluruh wilayah Indonesia, hingga
sekarang dan sampai akhir nanti.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar